Strategi trading multi major

Strategi trading multi major

Hari ini kita akan mengulas strategi lain yang cocok untuk trading major. Disebut strategi multi major karena Anda tidak perlu menyesuaikannya secara khusus untuk setiap pair. Strategi ini bekerja sempurna dengan semua pair dan memberikan lebih banyak sinyal dibandingkan strategi lain.Silakan perhatikan hal-hal penting berikut agar strategi ini dapat memberikan hasil yang maksimal. Strategi ini membutuhkan peran beberapa indikator sbb:

• Heiken Ashi. Baca tentang indikator ini di sini.

RSI dengan periode = 3.

Indikator stochastic dengan pengaturan sbb: %K periode = 6, %D periode = 3 dan Slowing = 3.

• Smoothed moving average dengan periode 150.

Anda bisa menerapkan strategi ini saat memperdagangkan semua pasangan mata uang mayor dan cross populer pada timeframe H4 atau D1.

Kapan harus membuka posisi beli?

• Harga harus dipasang di atas smoothed moving average.

• RSI bertolak dari zona jenuh jual (memotong level 20 dari bawah ke atas).

• Salah satu garis indikator stochastic bertolak dari zona jenuh jual.Harap diperhatikan, sinyal pada indikator RSI dan stochastic mungkin tidak akan muncul secara bersamaan, biasanya, indikator stochastic muncul belakangan. Anda harus memperhitungkan sinyal-sinyal ini dengan baik. Akan tetapi, pastikan RSI kiranya tidak memasuki zona jenuh beli ketika sinyal pada stochastic muncul.

• Heiken Ashi digunakan sebagai filter. Candlestick harus berwarna hijau untuk memastikan bahwa pasar akan naik.

Contoh di bawah ini memberikan penjelasan tentang bagaimana cara menerapkan strategi ini.

Pada timeframe H4 dari EUR/USD, grafik berada di atas smoothed moving average. Baik RSI dan stochastic, keduanya bertolak dari zona jenuh jual pada 9 Januari. Kita menunggu sampai candlestick harga menembus resistance sebelumnya dan baru kemudian membuka posisi di 1.1943 (penutupan harga dari candlestick hijau). Kita memasang stop loss di bawah low sebelumnya di 1.1912. Sementara take profit ditempatkan di level resistance sebelumnya di 1.2070. Sebagai hasilnya, dengan risiko 31 pip, kita mendapatkan 127 pip.

1 (9).jpg

Berikutnya adalah pertimbangan situasi saat kita membuka posisi jual.

• Grafik harus berada di bawah smoothed moving average.

• RSI bertolak dari zona jenuh beli (memotong level 80 dari atas ke bawah).

• Salah satu garis indikator stochastic bertolak dari zona jenuh beli.

• Candlesticks dengan Heiken Ashi berwarna merah, dengan demikian harga mengindikasikan akan bergerak turun.

Pada grafik H4 dari EUR/USD, harga bergerak di bawah smoothed moving average pada 31 Juli 2018. Begitu RSI dan osilator stochastic memotong zona jenuh beli, kita menunggu sampai harga menerobos support sebelumnya ke bawah, dan baru membuka posisi di 1.1671. Stop loss kita pasang di atas resistance sebelumnya di 1.1718. Sedangkan take profit di level support 1.1559. Dengan demikian, kita mendapatkan 72 pip dengan risiko 47 pip.

2.jpg

Kesimpulan

Strategi trading multi major membantu Anda dalam memperdagangkan lebih banyak pasangan mata uang tanpa penerapan ekstra. Namun, strategi ini tetap memiliki kelemahan, yaitu tidak dapat disesuaikan dengan fitur-fitur tertentu dari pasangan mata uang yang Anda perdagangkan.

Menyerupai

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Internal error. Silahkan coba lagi

Buku Forex Pemula

Beginner Forex Book akan memandu Anda mengarungi dunia trading.

Buku Forex Pemula

Hal yang sangat penting untuk memulai trading
Masukkan e-mail Anda, dan kami akan mengirimkan buku panduan Forex gratis

Terima kasih!

Kami telah mengirim email tautan khusus ke e-mail Anda.
Klik link untuk mengkonfirmasi alamat Anda dan dapatkan panduan Forex untuk pemula secara gratis.

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera